Medan - DPD MOSI bersama tokoh Masyarakat Marelan meminta dan mendesak kepolisian segera menangkap pelaku pencurian yang sudah lama meresahkan warga. dan mendesak Polsek Labuhan segera menyampaikan laporan warga yang menjadi korban pencurian.
Kasus pencurian / kemalingan sudah lama diresahkan oleh warga Medan, aksi para maling atau pencuri yang terbilang nekat, dimana para maling saat melakukan aksinya terlihat tidak selalu takut jika aksinya terekam kamera CCTV.
Seperti kasus kali ini yang terjadi di jalan Platina Medan Marelan, salah satu warga mengalami peristiwa kemalingan. Salah satu korban, Wandy Ricardo, mengalami pencurian pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.
Bengkel miliknya yang berada di Jalan Platina Marelan berhasil dibobol maling. Akibat kejadian tersebut, Wandy kehilangan satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja BK 6885 GW serta sejumlah barang elektronik.
Tak hanya Wandy, korban lain bernama Akiok juga mengalami kejadian serupa di kawasan yang sama. Dua sepeda motor miliknya Raib digondol maling, masing-masing dengan nomor polisi BK 6299 AFW dan Supra BK 2778 KB.
Dalam aksinya, si pelaku pencurian ini berhasil terekam kamera CCTV pemilik rumah, dalam rekaman tersebut tampak seorang pria berbaju coklat memakai topi hitam dengan santai melakukan aksinya sambil memilih milih barang yang ingin diambil.
Melalui rekaman CCTV tersebut, wajah si pelaku pencurian bisa terlihat jelas saat ingin melakukan aksinya, sambil melihat kiri kanan untuk memastikan aksinya tidak ketahuan sama pemilik rumah.
Warga menilai kejadian yang hampir bersamaan ini menunjukkan adanya pelaku yang sama atau sindikat pencurian yang sudah memetakan lokasi.
Atas kejadian itu, salah satu warga Wandy telah membuat laporan resmi ke Polsek Medan Labuhan dengan nomor laporan: STPLP/B/132/II/2026/SPKT Unit Reskrim.