Deliserdang - Kinerja keprofesionalan Dinas Pendidikan Deliserdang kembali menuai sorotan serius publik. Dinas pendidikan menolak menandatangani surat permohonan konfirmasi yang sudah diajukan oleh persatuan Wartawan DPD MOSI ( Media Organisasi Siber Indonesia ) Sumatera Utara.

Sebelumnya DPD MOSI sudah melayangkan surat permohonan Konfirmasi langsung ke Dinas Pendidikan Deliserdang terkait dugaan perlindungan anggaran Dana Bos dan dugaan terjadinya praktik korupsi pembangunan baru ruangan kelas baru dan menyarankan ruangan sekolah di SD Negeri 106448 Bagan Serdang.

DPD MOSI juga sangat menyayangkan keprofesionalan kinerja Dinas Pendidikan Deliserdang, dimana surat permohonan Konfirmasi tersebut sudah dilayangkan sejak 11 November 2025 lalu hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan.

DPD MOSI juga sudah 3 kali mendatangi langsung Dinas Pendidikan Deliserdang untuk mengekstrak surat konfirmasi tersebut, namun belum pernah mendapatkan tanggapan berarti, dinas pendidikan Deliserdang terkesan sengaja mengulur dan menutupi dugaan kasus yang terjadi di SD Negeri 106448 Bagan Serdang.

Rudi Hutagaol selaku Ketua DPD MOSI menyampaikan sangat menyyangkan sikap dari Diana Pendidikan kabupaten Deliserdang, dimana hingga saat ini surat permohonan Konfirmasi yang sudah dilayangkan belum ada tanggapan.

Ia juga menyampaikan, dengan tidak adanya tanggapan dari Dinas Pendidikan Deliserdang, Rudi dengan tegas mengatakan dugaan keterlibatan Dinas pendidikan hingga dugaan yang terjalinya mufakat buruk antara pihak Sekolah dengan Dinas Pendidikan semakin kuat.

Rudi Hutagaol dengan tegas mengatakan akan menyurati Bupati Deliserdang, Inspektorat Deliserdang, Polresta Deliserdang, hingga Kejari Deliserdang, agar dugaan tersebut bisa terjawab secara terbuka dan diketahui oleh masyarakat.