Dairi - Seorang Bidan Desa di Tigalingga Kabupaten Dairi melaporkan ke Polres Dairi, LS seorang Bidan di Tigalingga ini diduga melakukan perbuatan cabul terhadap remaja perempuan berusia 17 tahun yang masih duduk di bangku SMA.
FS Remaja perempuan yang mengalami dugaan pencabulan yang dilakukan oleh seorang Bidan ini saat mengaku mengalami trauma serius. FS diketahui seorang anak yatim piatu tinggal dengan ayah angkatnya RD setelah kedua orangtuanya meninggal dunia.
Mengetahui anak angkatnya FS mengalami peristiwa pencabutan tersebut, RD akhirnya melaporkan LS ke Polres Dairi. Kini proses hukumnya dalam penanganan bidang PPA Polres Dairi dengan bukti lapor nomor : STTLP/B/18/I/2026/SPKT/POLRES DAIRI/POLDA SUMATERA UTARA.
Menurut penuturan korban, peristiwa perbuatan Cabul ini dilakukan ketika FS sedang membahas bapak angkatnya di dalam kamarnya untuk menceritakan ketakutannya selama ini dengan tingkah LS terhadap dirinya, dimana FS mengaku LS sudah tinggal bersama dengan ayah angkatnya.
LS diketahui seorang janda telah menjalin hubungan dengan ayah angkatnya yang juga Duda. semenjak tinggal bersama FS sering mengaku ketakutan dengan tingkah LS setiap harinya di rumah, Ia mengaku, LS sering berpura-pura aneh.
Karena rasa ketakutannya, FS bermaksud bercerita langsung kepad ayah angkatnya RD. Belum sempat bercerita, LS diketahui datang membahas mereka di dalam kamar, dan langsung menuduh FS dan ayah angkatnya berbuat zina.
Berawal dari tuduhan berbuat zina tersebut, FS mengaku, LS meminta dirinya untuk melakukan Visum. Untuk pertama kalinya kejadian pencabulan tersebut terjadi, dimana FS disuruh membuka seluruh pakaiannya, yang selanjutnya LS melakukan dugaan pencabulan dengan cara memasukkan ke organ intim (Vagina) FS.
Yang menambah ketakutannya b, FS mengaku, sebelum LS melakukan Visum yang diduga tidak sesuai dengan cara Visum sebenarnya, LS menyuruh FS meminum minuman yang terbuat dari campuran jeruk purut.
Karena tidak bisa menolak permintaan LS karena takut, FS akhirnya menuruti perintah LS. Setelah meminum minuman jeruk purut tersebut, FS mengaku tidak sadarkan diri dan tidak mengetahui lagi apa saja yang dilakukan LS terhadap dirinya.