Medan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Medan kembali tercoreng. Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Persatuan Lingkungan IV, Helvetia Timur, diduga lalai mendistribusikan makanan tidak layak konsumsi hingga menyebabkan puluhan siswa SD mengalami mual, muntah, dan diare.
Peristiwa kejadian yang berulang diketahui, Rabu, 8 April 2026, SD Negeri 066653 Medan melaporkan paket MBG berbau busuk dan berubah bentuk. Selanjutnya Kamis, 9 April 2026, SD Negeri 064985 Medan mengalami kasus serupa. Paket MBG daging ayam berbau busuk.
Data sementara SD 064985, korban keracunan tersebar di kelas 1B (3 siswa), kelas 2, dan kelas 5C (12 siswa). Hingga hari ini, masih ada murid yang pulang lebih awal karena sakit perut dan mules.
Pihak SD 064985 membenarkan kejadian tersebut kepada tim wartawan dan menyatakan telah menghentikan kerja sama dengan dapur SPPG Helvetia Timur. Laporan resmi telah disampaikan ke Dinas Pendidikan Kota Medan.
Upaya konfirmasi ke pengelola SPPG Jalan Persatuan Lingkungan IV tidak menghasilkan hasil. Telepon tidak direspon. Kunjungan ke lokasi juga nihil, satpam menyebut pengelola dan seluruh staf tidak berada di tempat.
Ada beberapa informasi yang menjadi sorotan tim wartawan di lokasi diantaranya,
Usia operasi SPPG baru berjalan 3 bulan dan IPAL baru dibangun.
Pekerja terlihat membangun saluran IPAL saat wartawan di lokasi. Artinya, dapur diduga beroperasi 3 bulan tanpa sistem pengelolaan limbah.
Bangunan tidak standar, Dari luar, dapur masih berupa rumah hunian biasa. Tidak ada ciri dapur SPPG: cat putih-biru, dan titik koordinat terdaftar di peta.