Deliserdang - Pemerintah Kecamatan Pecut Seituan melalui Trantib diduga menerima setoran rutin dari Pihak MAN 1 jl. William Iskandar Pancing, Trantib juga diduga ada bagi hasil dari dugaan parkir pembohong parkiran sepeda motor murid MAN 1 Pancing. 

Dugaan pemerintah kecamatan dan trantib percut seituan menerima setoran ini ketika adanya pemberitaan dugaa parkir pembohong di sepanjang jalan William Iskandar Pancing, 400-500 unit kendaraan sepeda motor milik pelajar ini setiap harinya parkir sampai ke tengah badan jalan. 

Dari informasi penjaga parkir, untuk tarif parkir sudah ditentukan sebesar Rp 3000 per unit. Dari kutipan Rp 3000 per sepeda motor ini , diperkirakan minimal Rp 1.200.000 per hari berhasil dikantongi oleh penjaga parkir. 

Marolop Daerah

Kadus bilang belum ada ijin, DPD MOSI desak Bupati Deliserdang, tindak perusahaan Kasur diduga ilegal di tanah garapan Desa Sampali

Dengan adanya pendapatan dari parkiran tersebut, pemerintah kecamatan percut seituan melalui Trantib percut seituan terkesan tidak memperdulikan lagi keresahan masyarakat, dimana akibat adanya parkiran tersebut, kemacetan yang panjang sering terjadi di sepanjang jalan di lingkungan sekolah MAN 1.

Harun, Kasi Trantib Percut seituan sudah dicoba dikonfirmasi berulang kali melalui telepon selulernya, namun tidak ada tanggapan, bahkan tim wartawan sudah mendatangi Kasi Trantib di kantornya, namun dalam beberapa kali kunjungan tersebut, tim wartawan tidak berhasil bertemu dengan kasi trantib Harun. 

Perlu peran Bupati Deliserdang Asriludin Tambunan untuk mendengarkan dugaan adanya kerjasama yang buruan antara pihak Kecamatan percut seituan melalui Kasi Trantib percut seituan dengan pihak Sekolah MAN 1 pancing, dimana sampai berita ini dimuat, Pihak Kecamatan belum ada yang bisa di konfirmasi.

Tim