Tapanuli Selatan - Perekenomian masyarakat kabupaten Tapanuli Selatan anjlok dari sebelum bencana sekitar 5 persen lebih, hingga menjadi posisi 2,4 persen pasca terjadinya bencana alam tahun 2025 lalu.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, SE pada acara Sapari Ramadhan yang dilaksanakan pada tanggal 15/03/2026 di aula Huntara Desa Napa Kecamatan Batangtoru sekitar pukul 18.00 WIB.
“Pada triwulan 1,2, dan 3 ekonomi kita masih tumbuh diatas 5 persen.
Tapi triwulan terakhir anjlok menjadi 2,4 persen,” ungkap Gus Irawan Pasaribu.
Fajar Pasaribu salah seorang perwakilan masyarakat juga mengakui anjloknya perekonomian pasca banjir Garoga.
Dalam kesempatan yang sama, Fajar mengucapkan terima kasih yang tidak sampai atas segala bantuan dari pemerintah."Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden RI, dan juga Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan" tutup Fajar mengakhiri Perayaannya.
Banjir musibah yang terjadi mulai 25 Desember 2025 lalu telah meluluhlantakkan beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Tapanuli Selatan Sumut.
Yang membuat masyarakat kehilangan harta benda, serta menghancurkan lahan-lahan pertanian.
Sehingga pada akhirnya masyarakat kehilangan mata pencaharian dan melumpuhkan perekonomian.