Dairi - Jalan sepanjang 7 km di Desa Lae hitam Dusun Labah Raja Kecamatan Siempat Nempu Hilir sudah memprihatinkan, jalan sepanjang 7 km yang menjadi akses Warga setiap harinya sudah rusak parah. Warga sudah lama berharap ke Pemerintah Kabupaten Dairi untuk mendapatkan pembangunan di Desanya. 

Pantauan awak Media 25/10/25 du Desa Lai hitam Dusun Labah Raja, tim Wartawan melihat kondisi jalan Akses warga yang setiap harinya digunakan sebagai akses sehari hari, khususnya untuk akses hasil pertanian mereka sudah butuh perbaikan. 

Tampak kondisi jalan licin karena jalan warga hanya jalan tanah yang dibuat warga dengan swadaya, kondisi jalan ini akan rentan licin berlumpur apabila memasuki di musim penghujan. 

Dusun Labah Raja, Desa Lae hitam, dari tahun 1975 hingga saat ini 2025 , sudah 50 tahun lamanya,Warga Dusun Labah Raja merindukan pembangunan jalan yang layak, seperti jalan jalan yang ada di Desa lainnya yang ada di Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi. 

Masyarakat juga menyampaikan kesulitan apabila memasuki musim penghujan, jalan Desanya sangat susah dilalui, jangan kan kendaraan roda dua, bahkan pejalan kaki pun tidak sedikit harus mengalami insiden tergelincir, akibat lincinya jalan yang berlumpur. 

Belum lagi anak anak mereka yang harus pergi dan pulang sekolah harus berjalan kaki menempuh jarak yang tidak dekat, anak anak mereka harus menempuh jarak sejauh 3 km dengan berjalan kaki. 

Tidak adanya pembangunan di dusunya, Warga juga mengaku , untuk penerangan listrik yang warga miliki saat ini juga, semua hasil Swadaya Masyarakat, agar Masyarakat bisa menikmati terangnya Lampu Listrik yang ada saat ini di Dusun Labah Raja. 

Roni Simarmata adalah warga Labah Raja yang memberanikan diri menyampaikan keluhan dan harapannya kepada pemerintah Kabupaten Dairi, kepada awak media, Ia menjelaskan bahwa di Dusunya tidak pernah tersentuh pembangunan. 

Warga Dusun Labah Raja Desa Lai Hitam berharap, Pemerintah Kabupaten Dairi , Melalui Bupati Dairi Vikner Sinaga, agar turun meninjau Desa Lae hitam Dusun Labah Raja Kecamatan Siempat Nempu Hilir.