Dairi - Sekolah SD Negeri 030324 hangus dilalap si jago merah, beberapa ruangan menjadi sasaran api dan menghanguskan ruangan dan segala isi dalam ruangan. Mengetahui peristiwa kebakaran ini terjadi pada subuh menjelang hari menuju pagi hari, senin 5 Januari 2026 jam 03.00 Wib. 

Peristiwa kebakaran yang terjadi di Sekolah SD Negeri 030324 Tanjung Saluksuk Kabupaten Dairi menjadi sorotan dan pertanyaan serius Publik. Kejadian Kebakaran yang terjadi pada jam subuh ini dinilai ada kejanggalan. 

Kobaran api yang menghanguskan 3 ruangan kelas ini berhasil dipadamkan oleh warga yang tinggal dekat lokasi sekolah yang sedang terbakar. Warga yang melihat adanya kebakaran tersebut berupaya untuk menyelesaikan api. 

Menurut keterangan salah satu warga yang saat itu berada di lokasi kebakaran saat melakukan live streaming saat kejadian mengatakan bahwa peristiwa kebakaran sekolah ini dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab atau orang tak dikenal ( OTK) 

Dalam live streaming ini rekaman juga sempat menunjukkan kondisi beberapa ruangan yang sedang terbakar, ia menjelaskan ada 4 ruangan yang tidak terbakar yaitu ruangan kelas 4,5 ,6 dan ruangan kepala Sekolah. 

Dalam video yang beredar di akun tiktok RJ Natinggir dalam siaran langsungnya jelas terdengar beberapa ilusi dugaan peristiwa kebakaran ini dilakukan dengan sengaja oleh orang yang tidak dikenal atau suruhan orang tertentu. 

Mengetahui adanya kebakaran di Sekolah SD Negeri 030324 ini tim Wartawan Baslan Naibaho langsung turun ke lokasi untuk memastikan kebenarannya. Di lokasi wartawan Baslan Naibaho sudah menemukan sisa sisa kebakaran di beberapa ruangan, dan lokasi sudah dipasang garis polisi oleh pihak kepolisian untuk penyelidikan kepentingan. 

Wartawan Baslan Naibaho mencoba melakukan konfirmasi ke pihak kepolisian, dalam keterangan yang didapat, pihak kepolisian menyampaikan sedang melakukan penyelidikan penyebab terjadinya kebakaran, pihak kepolisian juga menyampaikan akan menyelidiki beberapa dugaan dugaangalan penyebab terjadinya kebakaran. 

Keterangan dari beberapa warga bahkan keterangan dari beberapa aparat pemerintah Desa juga tidak kalah menjadi sorotan. Warga menyampaikan dugaan kejanggalan terjadinya kebakaran ini karena bisa terjadi subuh menjelang pagi hari tanpa ada tanda-tanda korsleting listrik.