Dairi - Sungguh diluar dugaan dan dinilai tak bermoral, seorang oknum anggota DPRD Dair dari Fraksi Gerindrai berinisial RD tega menghina dan melakukan intimidasi pengancaman akan membunuh ibu tirinya . 

RD yang juga seorang pejabat publik yang seharusnya menjadi contoh Masyarakat sudah mencoreng nama baik pejabat publik. RD salah satu anggota DPRD Kabupaten Dairi diduga ingin menguasai rumah milik LM seluas 1.3445 Meter persegi yang diketahui dan diakui milik sahnya LM dengan menunjukkan surat kepemilikannya. 

Kepada wartawan LM mengaku selama ini sudah takut terhadap RD yang sering mengancam akan membunuh, bahkan mirisnya, LM mengaku bahwa RD pernah meninggalkan dirinya di Hutan sendiri karena Ia tidak mau menyerahkan surat kepemilikan rumahnya. 

Ditanya alasan RD merebut rumah miliknya, RM mengatakan bahwa Rumahnya dibeli dengan hasil uangnya sendiri. Menurut LM, perilaku dan perbuatan ancaman yang dilakukan RD sudah berlangsung lama, mulai dari Suaminya yang juga ayah kandung RD masih hidup, ia sudah sering mendapat pengancaman. 

LM juga menuturkan, RD sudah pernah mendatangkan Polisi ke rumahnya untuk merebut rumah miliknya, beruntung saat Ia menunjukkan surat kepemilikannya, Polisi suruhan RD memutuskan pulang karena surat yang dia punya asli. 

Intimidasi yang pernah dilakukan RD kepada LM menurut penuturannya kepada wartawan , ketika ia pulang kerumahnya, Ia melihat keadaan pintu rumah sudah terbuka karena dibobol paksa, RD juga diketahui memerintahkan tetangganya untuk mengungkap pekarangan rumahnya dan menanami tanpa seijinnya. 

Ketika Ia bertanya alasan pembongkaran rumah dan pekarangan ya, tetangga LM mengaku disuruh oleh anak tirinya RD. Dugaan intimidasi menurut LM tetap dilakukan oleh RD hingga saat ini. 

Kepad wartawan LM mengatakan bahwa bukti surat kepemilikannya tersebut jelas dengan bukti surat penyerahan tanah yang diterimanya dari Indra Purba tanggal 01 Februari 2018, bahkan mencatat ayah kandung RD yaitu LD sebagai Saksi resmi.

LM meminta dan berharap RD untuk tidak lagi melakukan pengancaman / Intimidasi terhadap dirinya, Ia juga meminta RD agar tidak memaksakan dirinya untuk merebut harta rumah miliknya yang juga hasil keringatnya sendiri.