Dairi - Lagi lagi, Dunia Pendidikan menjadi sorotan serius publik, mulai dari penyalahgunaan Anggaran Dana BOS hingga penyalahgunaan wewenang sering terjadi, yang melibatkan oknum oknum di lingkungan Dinas Pendidikan hingga oknum Kepala Sekolah. 

Minimnya pengawasan dan pemberitaan dari Media diduga menjadi peluang besar bagi para pelaku pelaku penyalahgunaan tersebut, hingga mengakibatkan kerugian Negara yang seharusnya dialokasikan sesuai peraturan Pemerintah. 

SD Negeri 038097 di Desa Lae Pangaroan Kecamatan Silima Pungga Pungga Kabupaten Dairi, salah satu sekolah yang diduga lepas dari pengawasan Dinas Pendidikan dan Dinas terkait. 

Pantauan tim Wartawan 19/11/25 , SD Negeri 038097 Desa Lae Pangaroan , Kondisi lingkungan sekolah terlihat jauh dari perawatan dan perbaikan, Lokasi perpustakaan sekolah juga tidak lepas dari pantauan tim wartawan, 

Melihat lingkungan sekolah dan menurut informasi yang didapatkan, Kepala Sekolah SD Negeri 038097 Lae Pangaroan ini diduga menjalankan praktik Korupsi dengan dugaan penyalahgunaan Anggaran Dana bos dengan menyerahkan laporan yang diduga manipulasi kepada Dinas Pendidikan dan Dinas Inspektorat Kabupaten Dairi. 

Tim Wartawan mencoba menghubungi Kepala Sekolah SD Negeri 038097 melalui pesan singkat untuk melakukan konfirmasi, hingga berita ini diturunkan, Kepala Sekolah Riada Silaban belum ada tanggapan konfirmasi. 

Ada beberapa poin yang ingin dikonfirmasi oleh tim wartawan kepada Kepala Sekolah SD Negeri 038097 diantaranya, anggaran Dana Bos di bidang Perpustakaan mencapai puluhan juta per tahunnya, penggunaan Anggaran sarana dan prasarana mencapai Puluhan juta rupiah dan beberapa poin lainya. 

Yang menjadi sorotan utama tim wartawan adalah penggunaan anggaran tenaga honorer di SD Negeri 038097 menelan anggaran dengan jumlah Fantastis, sedangkan jumlah murid keseluruhan di sekolah ini tidak sampai seratus Siswa. 

Informasi mengejutkan didapat dari lingkungan sekolah dan Warga sekitar, salah satu tenaga honorer di SD Negeri 038097 diketahui tidak pernah masuk sekolah, dan tenaga honorer ini menurut informasi adalah anak dari Kepala Sekolah Raida Silaban.