Dairi - Lagi lagi Sekolah di kabupaten Dairi menuai sorotan publik dan Media. Dugaan dugaan adanya penyalahgunaan anggaran dana bos sering menjadi topik berita di beberapa Media Online.
Lemahnya pengawasan dan audit serius dari Dinas Terkait diduga menjadi kesempatan besar bagi oknum oknum Kepala Sekolah menjalankan praktik penyalahgunaan anggaran dana bos di Sekolah masing masing.
Seperti pantauan Wartawan kali ini di SMP Negeri 1 Gunung Sitember Kabupaten Dairi,
Anggaran dana bos yang setiap tahunnya diterima mencapai 300 jutaan rupiah per tahunnya dinilai perlu pengawasan, karena diduga sarat penyalahgunaan.
Pantauan tim Wartawan dilingkungan sekolah menunjukkan kurangnya perawatan terhadap Sekolah, plafon yang sudah terlihat banyak mengalami kerusakan, lantai yang terlihat mulai retak dan Perpustakaan juga terlihat kurang perawatan.
Tim Wartawan juga dikagetkan dengan pengakuan beberapa siswa, siswa ini mengeluhkan fasilitas kamar mandi di sekolah yang tidak terawat akibat tidak adanya persediaan air, sehingga mengakibatkan Toilet selalu tampak jorok.
Tim Wartawan sudah mencoba menunggu Kepala sekolah, dimana Informasi dari pihak guru menyarankan tim wartawan untuk menunggu, bahkan mencoba menghubungi kontak Kepala Sekolah Arlina Marima Br Manullang , Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan.
Perlu pengawasan dan audit lebih serius dari Dinas terkait, mulai Dinas Pendidikan, Dinas Inspektorat Kabupaten Dairi, terhadap penggunaan dan pengalokasian Anggaran Dana bos di SMP Negeri 1 Gunung Sitember agar tepat sasaran dan tidak terjadinya penyalahgunaan anggaran dana bos.